My Space Life

blog ini hanya untuk mengisi waktu luang saya :)

Rabu, 24 Juli 2013

Natural story of us

sudah 2 hari berlalu dia diam tanpa kata.
hari pertama aku merasa bersalah karena membangunkannya sahur jam 4:00 am, ya memang waktu tersisa hanya 35 menit lagi menuju imsak.
aku merasa dia diam karena aku telat membangunkannya sahur. Aku memang sedang tidak shaum saat itu, karena sedang halangan.
hari pada malam hari setelah hari pertama, aku janji akan membangunkannya sahur jam 3:00 am, aku nyalakan alarm ku dan ku pasang dengan jarum panjang di angka 12 dan jarum pendek di angka 3 pas.
saat tiba jam 3:00, jam weker ku pun berdering dengan berisiknya.
aku bangun, ku matikan jam itu, saat itu aku benar-benar tidak sadar akan niat ku membangunkannya.
aku fikir, "ah, sedang halangan sahurnya nanti pagi saja" aku berkata dalam alam bawah sadar ku.
tiba-tiba terdengan suara alarm lain, sepertinya suara alarm berasal dahi handphone, aku pun terbangun.
ku lihat jam weker ku, "Hah?? udah jam 5:00?"
Huwaaaa... saat itu aku sedikit panik, aku berdiri dari tempat tidur, ingin sekali aku mengetuk pintunya dan minta maaf.
aku sangat yakin dia juga tidak bangun saat sahur tadi.
dia adalah tetangga kosan ku, dia juga teman sekantor ku. ya dia juga adalah....|tak usah di bahas|

lalu terfikir dalam benak ku untuk mengirimkannya pesan dan minta maaf, aku ingat batrei blackberry ku aku lepas karena aku chas di destop (maklum gk ada chargernya)
lalu ku pasang batrei itu, dan menunggunya loading beberapa saat...

*****

"Treeeng"
ringtone Whatsapp ku, oh ternyata BB (blackberry) nya udah nyala.
aku buka whatsapp ku, hummh.. ternyata dia yang mengirimkan pesan, pesannya begini:

Dia: "mau di beliin aer galon gak? kalo mau keluarin galonnya sekarang!"
dikirim jam 10:28pm

humhhh :) saat itu aku tersenyum, ternyata dia inget kalo air galon ku udah habis. Hah? jam 10:28 pm? jam 10 malem donk? duwh.. dia tidur malem deh kayanya.
aku pun semakin panik dan yakin kalau dia memang gak sahur.
lalu aku balas pesan whatsappnya.

Aku: "ka.. :(, kaka tadi sahur gak? maaf aku ketiduran, gk bangunin kaka >.< :( :'( "

tidak di balas, ya aku yakin dia masih tertidur.

*****

"Treeeng"

ada pesan, lalu aku buka, ternyata dia membalas

Dia: "G"
dikirim jam 8:25am

"Whaaaatttsss??? gak sahurr? Huwaaaaa... jadi tambah bersalaaaahh :(" di pastikan dia akan cemberut lagi hari ini.
ya sudah lah :'(

lalu dia whatsapp lagi

Dia: "Q mau ke yogya (store) sekarang sore, jam 5, kalo mau ikut, jam 5 pas harus udah siap"

Aku: "Siap"


lalu ku kerjakan kerjaan ku, dan ku mulai membuat laporan kurang dari jam 5, karena aku tau dia mengajak ku pergi ke yogya.


*****


Akhirnya jam 5 (sore) pun tiba, dan kami dan satu teman kantor kami pergi ke yogya untuk berbelanja.
tanpa tujuan, tanpa tau apa mau aku lakukan aku pun ikut. niat ku, hanya ingin menemani dia.

sesampai di yogya, kami berbelanja, dan mengantar teman kami berbelanja.
dia? dia masih dingin -__-, berjalan sendiri, akhirnya aku ikuti teman ku yang berbelanja.
kami tidak saling tanya. rasanya.. seakan salah tingkah. >.<

akhirnya adzan magrib pun tiba, kami sudah selesai berbelanja.
"ka, udah adzan, beli minum dulu atuh..!" kata ku pada dia
"nggk" jawabnya singkat
 kami turun dari eskalator, dan teman kami pun pamit pulang, akhirnya tinggal aku dan dia
dia berniat beli baju, dan akhirnya aku mengikutinya ke counter baju-baju.

"sini, belanjaan kamu aku yang bawa" kataku, yang melihat dia ribet bawa belanjaan yang dia beli di yogya store
"gk usah" jawabnya sambil berlalu untuk pilih-pilih pakaian, lagi-lagi singkat. :|

aku mengikutinya dari belakang, dia pun pergi menjauh, menjauh.
hahh.. sudah lah, aku juga pilih-pilih pakaian saja biar gk terlalu di sangaka apaa gitu.

lalu ketika aku ikut pilih-pilih pakaian, dia pergi ke ruang ganti.
aku pun ikut, untung ada tempat duduk untuk menunggu, jadi langsung saja aku duduk di sana.

"serasa serba salah, dia diam. maksudnya apa ya Allah" kata ku dalam hati
apakah aku harus mengunggu sampai dia selesai belanja dengan keadaan aku di cuekin, diliatin SPG, Oh my god >.<
atau aku izin pulang saja.
tiba-tiba air mataku menetes, sakit hati ya Allah.. maksud dia apa? dia yang ajak aku kesini tapi dia malan cuekin aku.

lalu dia pun keluar dari kamar ganti, aku pun cepat menghapus air mataku, ketika aku berdiri dan mau bicara ("gimana bajunya cocok gak?").
dia menghiraukan, dia pergi ke tempat baju-baju lagi.

aku pun duduk lagi. aku berfikir, lagi lagi berfikir, aku harus bagaimana?
ini harus bagaimana?
lalu aku menguatkan diriku untuk bertahan menemaninya berbelanja, aku pergi ketempat dia berada.
aku ikuti, sampai dia melewat di hadapan ku, dan berkata
"kalau mau pulang duluan, pulang aja!"

Haaahhhh? maksudnya apa ini? |sebenarnya air mata yang tadi sempat keluar, ingin ku keluarkan lagi dengan lebih derasnya|

"owh, yaudah aku pulang" kataku sambil berlalu

jujur, sakit hati ini, tak dapat ku bendung air dalam pelupuk mata, "apa ini maksudnya?" terus, terus dan terus aku bertanya dalam hati.
dengan langkah cepat aku menuruni eskalator, untungnya langsung ke lantai pertama.
dengan cepat pula air mata ku mengalir di pipiku. dan meneteskannya beberapa kali.
sesekali ku usap karena pandangan ini mulai kabur gara-gara air mata yang membendung.

aku berlari, berlari menuju kamar kos ku.

*****

Sesampainya di kosan.
ku tutup pintu kamar, ku biarkan lampu mati, aku menangis.
apa ini maksudnya? tapi aku tidak marah padanya. benar, benar aku tidak marah, aku hanya sakit hati saja. aku tidak menyalahkannya.
bahkan aku rela menangis saja karena sakit ini.

"Treeeng" bunyi ringtone whatsappku

Dia: "udah beli makan? lagi dimana sekarang?"
aku: "blm.kosan"
Dia: "knp belum?, q mau makan di luar, mau bareng?" |apa lagi coba ini maksudnya, tadi nyuruh    pulang :(|
Aku: "sok aja, makasih"
dia: "mau bikin mie di kosan?"
aku: "nggk tau"
dia: "hmmm.. pengen sakit, yaudah terserah" |inget juga ternyata dia sama kesehatan aku|
aku: "iya" |iya maksud ku bukan aku pengen sakit,iya maksudku, iya terserah aku!|
dia: "iya iya,makanlahhh.. katanya bilang tadi percuma seharian gak makan, jadi ikut sahu,terus buka? aneh!"
aku: "pergi! kamu bukan dienal!" |aku benar-benar sakit hati, dia benar-benar bukan dienal yang aku kenal hanya itu yang ada dalam benak ku, pastinya aku sambil menangis|
dia: "haha.. suruh siapa?" |maksudnya apaan sih? aneh|
aku: "kamu bukan DIENAL!" |mungkin dengan di caps, cukup memperjelas|
dia: "emang, saya mohammad dienal guitara"
aku: "bukan!"
dia: "maaf kalo merasa risih, kalo saya lagi bedmood ya kaya gini"
aku: "iya, pelampiasannya udah kaya kemusuh"
dia: "gak suka? gak usah kenal! gitu aja ko' repot"  |Whaatsss??|
aku: "gampang banget udah kaya ngelupain sampah aja!"
dia: "wkwkwkwkwkw,yaudah sekarang mah gini aja, berhubung saya laper, mau makan di luar gak kamu? ato mau nitip?"
aku: "gak mau, ntar di usir lagi! gk usah nitip, ntar aku sendiri aja yang beli"
dia: "emang tadi saya ngusir?, tkut kamu males nungguin, bete, sebel. makannya di tawarin kalau mau pulang duluan sok"
aku: "emang selama ini kalau kamu belanja aku pernah bilang males nungguin kamu? sampai lagi sakit pun aku anter kamu perasaan mah!"
dia: "ya tadi keliatannya kata gitu, gk maksa anter kamu lagi sakit"
aku: "aku gak salahin kamu ko', aku cuma gak setuju kalau kamu bilang, 'emang tadi saya ngusir?,    tkut kamu males nungguin, bete, sebel'"
     "sok kamu mau beli makan mah, beli aja dari pada nungguin aku mau, udah makan aku mah.."
dia: "makan apa?"
aku: "makan ati!"
dia: "hummmm :(, maaf.. lagi emosi tadii.. :("
aku: "emosi sama aku?"
dia: "sama diri aku sendiri, mungkin kamu kena imbasnya :(, mau batagor? batagor kuah ato kering?"   |hei, mulai mengalihkan pembicaraan dg batagor, ini belum selesai!|
aku: "humh, harus bisa bedain atuh, gak boleh gini!"
dia: ">.<"
aku: "bukan kamu aja yang punya perasaan, yang punya emosi jiwa. orang lain juga punya"     |termasuk Gue!|
dia: "iyalah.. :(, :'("
aku: "sok mau beli makan mah makan, tadi khan kamu gak sahur, sok makan ya,, yang cukup! sok tenang aja makannya, gpp da. gak usah fikirin aku mau makan atau enggak juga, aku mau ke bawah da"
dia: "belum makan, ini deket tukang batagor"
aku: "sok atuh kamu beli batagor!
dia: "mau batagor? kuah ato kering?"     |udah kaya tukang batagor aja nih|
aku: "gk, aku kebawah aja, kamu mau makan dimana gitu?
dia: "gk tau, lagi diem di tukang batagor"
aku: "jadi belum pesen batagor?"
dia: "belum, mau beli makan bareng gk kamu? kalo nggk, aku mau ke kosan!"       |yahh.. berarti dia gk akan makan juga donk, yaudah|
aku: "iya iya, hayu beli yuk! aku lagi turun, batagor mana?
dia: "biasa"

~*****~

dan akhirnya aku turun ke bawah (karena kosan ku di lantai 3)
aku temui dia, dia senyum |akhirnyaaaa.. senyum manisnya keliatan jugaaa.. yah, begitu lah kira-kira dalam hati ku bicara|

lalu kami pergi ke sebuah kedai untuk makan bersama disana.
aku pesan lemon tea, aku duduk di depannya, kami makan berhadapan, tapi dia lebih memilih melihat piringnya dari pada melihat aku |ya iya lah, kebayang lapernya, wkwkwkwk|

tiba-tiba
"tuing tuing, tuing tuing"
hah? suara bbm?

lalu aku buka pesan itu, dari teman ku..
"ceu..udah baikan sekarang?" katanya
"udah, ini lagi makan bareng :')" kata ku
"naaa ateuh" katanya lagi
"hehe.. cepet ya (baikannya)?  kata ku
"emang kamu mah susah di tebak ceu! kayaknya "JODOH" " katanya lagi..

aamiin... kata ku dalam hati, sambil senyum melihat dia yang sedang lahap makan di hadapanku.
ku simpan hape ku, dan ku lanjutkan makannya. :)

yeah, this is we are




happy ending bukan?
wkwkwkwk..
ini cerita natural..







love will perfect, if you always beside me












                                                       
Read More

Selasa, 25 Juni 2013

Ngayal, pernah kepikiran ini gak?

Ditemani dengan alunan lagu a Thousand years - Christina perri. aku mulai mengetik kata demi kata (cieileeh.. lebai)
ya, bisa di bilang lebay. cerita ini termasuk salah satu kelebaian-ku.
Come On To Listen! Eh.. Reading deh.. :D
Tepat pukul 10 malam, dalam keadaan sadar (yaiya lah.. -__-) hehe..
dalam keadaan terduduk di atas tempat tidur-ku yang cukup empuk.. (ya.. cukupLah, Anggap aja gitu!) *garuk-garuk pipi*
OKe Mulai!



*alunan instrumen piano a thousand years pun mulai terdengar*

Fikiranku pun melayang, yang ku bayangkan saat ini adalah adegan dalam film Twilight tepatnya saat Breaking dawn Part I.
saat bella (di perankan oleh kristen stertwart) dengan gaun putihnya berjalan, setapak demi setapak bersama ayah nya (entah siapa namanya)
menuju Edward (di perankan oleh Robert Patinson). Yang kurasakan saat nonton adegan itu, bukan hanya adegan biasa
yang kurasakan adalah dalamnya cinta mereka sehingga mereka berani memutuskan untuk menikah.

*Heart beats fast,colours and promises, how to be brave. How can I love when I am affraid to fall* (alunan lagu mulai terdengar)

Yang ku fikirkan saat ini, bagaimana jika aku ada dalam posisi Bella saat itu, aku berjalan menuju meja "ijab kabul"
dan di sana telah menunggu sang-"Edward"-ku, dia menghadap kearah penghulu, namun ketika aku datang, mungkin dia menengok,
melihat kearah kedatanganku (Mungkin). dan saat itu, apa yang akan aku rasakan?
saat aku melihat expresi bella saat dalam upacara pernikahannya, dia begitu gugup, takut namun perasaan bahagia pasti ada dalam benaknya.
Apakah aku akan segugup itu? mungkin perasaan bahagia akan luput bersama kegugupan dan juga rasa takut nanti. semua ini terasa cepat.

*watching you stand alone, All of my doubt, suddenly goes away some how,..*

Ketika berjalan menuju meja "ijab qabul",aku melihat calon suamiku bersiap diri, dan saat itu pula hatiku menetapkan dan keraguan pun hilang.
dalam hatipun berbicara: "selamat tinggal masa lajang, selamat datang ke-dewasaan, selamat datang calon suamiku"
duduklah aku disampingnya,mulailah ijab kabul itu.
Calon suami baca ijab kabul :
"saya terima sertifikat mobil, STNK mobil, SIM, beserta kuncinya dengan menyerahkan uang sejumlah yang telah di sepakati dalam perjanjian"
"Gimana? apakah bapak dan semuanya, deal menyerahkan mobilnya?" kata penghulu ke wali.
"Deal.." jawab Wali dan saksi-saksi. (Jiaaa... >.<)

*....One step Closer*

Satu langkah telah berakhir, akhirnya aku telah menjadi seorang istri sah-nya.
kami sekarang bisa menyatukan rasa cinta dan kasih sayang ini. dengan sepenuh hati dan tanpa hambatan apapun.
(waduh, kaya yang bener-bener udah ngalamin aja)

*I have day every day waiting for you
darling don't be affraid, I have love you for a thousand years
I love you For a thousand More...
*

Duhh.. pas lirik lagu ini mah kagak kebayang.. >.<
mungkin seneng kali yah? ato gimana yah?
lanjutin nyanyi aja kali yah? (penulis malu nih! soalnya cuma ngebayangin aja, belum pernah ngalamin)
"Woi.. woi.. jangan timpukin penulis gitu donk!! khan cuma pengen cerita doank"
"Tuh kan, tuh kan.. yaudah.. sebagai gantinya penulis jadi penyanyi aja yah??"


_________________________tuuttttt_________________________

*penulis hilang dari permukaaan bumi ini, wkwkwkwkwkwkwk..*

Yang pasti, Setiap ada kejadian itu, setiap orang akan mengenangnya, sepanjang masanya, sepanjang hidupnya.
*kecuali klo amnesia*

Namun, sebelum semua Hal ini akan terjadi. Persiapkan semuanya, Karena Berharaplah dan semoga..
ini Hanya sekali untuk se-umur hidup mu dan Untuk SELAMANYA...


<><><> Ku tatap matanya, lalu ku katakan
"Siapkah kamu? Menjadi seseorang yang akan menjadi milik-ku dan memiliki-ku selamanya?"
<><><><><><><><><><>

Read More

Jumat, 07 Juni 2013

for Last Second

Mungkinkah judul di atas itu salah? *berharap*
kami, memiliki rencana untuk pindah tempat tinggal, karena tempat tinggal kami sudah kurang nyaman untuk di tempati. Terutama peraturan untuk tinggal di kosan ini, tak boleh membawa peralatan elektronik, tidak boleh ada seorang pun yang ikut menginap walau hanya 1 malam, walau itu adalah keluarga. Namun, karena kami juga memiliki keinginan kebersamaan keluarga untuk merasakan tempat tinggal yang selama ini kami rasakan, yah, menurutku itu wajar. toh hanya sehari, emang bakalan ngabisin Listrik banyak? bakalan ngabisin air se-Pam? aku fikir nggk selebai itu.
Hari ini, tepat saat kami pulang dari kantor, kami berencana pergi mencari tempat kosan yang baru, sebenarnya bukan untuk aku, tapi untuk dia. sempat sedih dia akan pindah, namun ini mungkin yang terbaik. Ini bukan pertama kali kami mencoba untuk mencari tempat kosan yang baru, ini adalah yang ke-3 kalinya kami mencoba mencari. Tapi hasilnya memang tak ada. sebenarnya ada kosan yang kosong. hanya tas sesuai budget kami, ya aku dan dia juga.
Namun kali ini mungkin dia benar-benar akan keluar, dan pastinya pindah dari tempat tinggal ini.
tak ada pilihan lain karena kesal dengan peraturan dan penjaga kosan yang banyak aturan dan yahh.. selalu ada apa-apa, tambah biaya. padahal setau kami, kami telah membayar untuk jatah bulan ini sebulan yang lalu.
Walaupun kosan lain akan sama harganya, namun Fasilitas yang di berikan mungkin akan lebih seimbang dengan harga yang di berikan, ya memang kami ini terlalu mempertimbangkan. Namun kami hanya butuh tempat untuk berteduh setiap malam (saja) dan menitipkan barang-barang kami dikala siang atau hari libur. Toh, seandainya kami memiliki tempat tinggal pribadi di kota ini, kami tak akan mempermasalahkan Biaya Kos.
***
Dengan wajah sedikit kecewa, kami kembali ke kosan karena kami (lagi-lagi) tak berhasil menemukan kos yang cocok.
Inilah hidup di "Negeri Orang", dan kami harus memahami itu. sesekali melihat Rumah besar tak terlihat penghuninya, aku berfikir, bisakah jika ada 7 kamar di dalam rumah itu, sisihkan untuk kami hanya 2 buah saja, dari pada di tinggal tak jelas (tentu saja tidak mungkin).
***
Berfikir, lagi-lagi aku berfikir, bagaimana agar dia nyaman tinggal di kosan, mungkin harus pindah. aku sendiri, tak tau akan ikut pindah atau tidak, karena aku sadar, banyak urusan lain selain mempermasalahkan kosan yang tak nyaman, menurutku ini sebuah tantangan, yang penting aku bisa tidur di tempat yang teduh saat waktunya aku tertidur. ya, memang aku selalu ada masalah untuk masalah keuangan (maklum perempuan).
Aku benar-benar tak tega liat dia tak nyaman di tempat ini, maka dari itu aku ikut mencarikannya.
***
Saat Malampun tiba, seperti biasa aku tak bisa tidur, ku tuangkan air kedalam gelas, aku berdo'a agar Allah dapat menguatkan aku untuk esok hari, entah apa dalam fikiranku, Ini sungguh tiba-tiba datang, Sedikit demi sedikit aku tebawa alunan lagu "Jar Of Heart-Christina Perri" yang sengaja kuputar untuk meramaikan suasana kamar yang sunyi, tak terasa air dalam mata ini sedikit demi sedikit keluar, menetes, ku arahkan pandanganku ke arah dinding dimana dinding ini adalah pembatas antara kamarku dengan kamarnya, aku pun berfikir, mungkin beberapa hari kedepan, kamar itu akan kosong, di balik dinding ini, tak akan ada seseuatu yang akan membuatku tersenyum ketika dia bernyanyi, tak akan ada suara dimana dia menutup pintu lemarinya, yang selalu menjadi ciri khas dimana dia pulang dan dia sedang menyimpan sesuatu di lemarinya, tak ada seseorang lagi yang bisa menenangkan ku ketika aku takut atau jatuh sakit, "kepada siapa aku harus bebicara nanti?" tiba-tiba pertanyaan itu timbul dalam benakku.
sebenarnya aku belum siap, belum siap untuk kepergiannya.
Apa yang aku rasakan? mengapa aku sedih? takut? sungguh tak pantas perasaan ini.
Namun hal ini pasti yang akan selalu aku Rindukan.
Terdengar suara batuk-nya dia di dalam kamarnya, tiba-tiba hati ku berkata "Sayang,jaga dirimu ya!"
Entah perasaan apa ini? Aku tak boleh begini!

Pasti akan ada pelajaran dan kebaikan di balik semua ini.
walaupun "Dear, it took so long just to feel alright, Remember how you put the Light in My eyes".

 This is photo when I write this article:



I was spending many tissues, For wiped my tears


I'll miss you so Much :'(


Sorry, and thanks about what you lesson to me
~I don't know what happen with me, I don't care How important or Unimportant am I crying, Just Love Who know the Answer~

*Maaf jika ini terlalu lebai untuk di tangisi, terkadang ingin juga aku tertawa, hanya pindah tempat tinggal saja sudah sesedih ini? (Oh God! Please), padahalkan kami masih satu kantor*


#PenulisTerlaluLebai
Read More

Sabtu, 11 Mei 2013

don't ever say "Oh No! Exam"- Part "Neraca Oh Neraca"

ini adalah hari kedua UAS tahun ini.
tepatnya tanggal 11 Mei 2013, dengan rajinnya aku bangun pagi untuk mandi.
dengan sigapnya aku berangkat ketempat ujian yang terletak di jalan selontongan bandung tepatnya di SMAN 8 bandung.
hari ini mata kuliah yang di UJIAN kan adalah Laboratorium Akuntansi.
aku berangkat pukul 6.00 pagi dengan cepat bergegas menuju jalan dewi sartika bandung untuk mencari angkot Buah batu-Kelapa, hari ini ujian masuk jam 7.00 pagi sampai dengan jam 10 siang. entah kenapa ujian kali ini begitu lama, yang biasanya di beri waktu 2 jam, sekarang jadi 3 jam.
mungkin karena matakuliah laboratorium akuntansi ini praktek dan membutuhkan ketelitian.
setelah sampai kelas/ ruang untuk ujian. aku bertemu dengan teman-temanku. kami mencari nomor bangku, namun ternyata semua bangkunya tidak terdapat nomor. kami sempat senang saat itu, karena kami fikir, bisa duduk dimana saja dan pastinya duduk yang aman, nyaman. (dan yg pasti tidak dekat dengan pengawas) Entah kenapa, padahal pengawas tidak berpengaruh, namun aku kira semua siswa memikirkan dan menginginkan hal yang sama yaitu TIDAK DUDUK DEPAN PENGAWAS.
humm.. tapi mungkin sebagian menganggapnya biasa saja.
beberapa menit kemudian datanglah seorang bapak-bapak yang tiba-tiba mengatur kami untuk mengambil posisi tempat duduk sesuai dengan nomor bangku. (Yaaahh.. Bubarr.. Bubaaarrrr) mungkin begitu sepertinya dalam benak kami.
saat itu aku mendapat no bangku 17.
Dan, Duduklah aku di bangku ku, beberapa menit kemudian sang pengawas membacakan tata tertib dalam mengikuti ujian, namun aku sedikit gugup ketika pengawas memebacakan bait "mahasiswa harus menujukan kartu tanda mahasiswa atau tanda pengenal lainnya yang memiliki foto yang sama dengan yang mengikuti Ujian" begitulah kira-kira bait nya, aku tidak hafal betul. hanya yang aku tau, Kartu mahasiswaku ketinggalan di rumah. terbayang saat itu, pengawas menghampiri mejaku dan memeriksa kartu ujian ku!! OH no!! dan aku di suruh pulang, untuk mengambilnya kembali.. (Benar-Benar KONYOL) Haahh... Sudahlah, bagaimana nanti saja alasannya.
saat itu, di bagikanlah kertas soal ujian dan lembar jawabannya.
Soalnya gampang, tidak rumit, dan simple. namun ketika aku liat lembar jawabannya.
ada beberapa lembar yang terisi dengan kolom-kolom yang di sediakan untuk mengisi soal ujian ini.
humm.. sudahlah. Kerjakan saja!
aku memulai untuk mengerjakan soal. di mulai dengan menyusun jurnal, memposting di buku besar.
tiba-tiba pengawas itu menghampiriku.
dan memang betul, dia menanyakan tentang kartu mahasiswaku.
dan aku pun mengutarakan masalahnya.
dan solusinya adalah aku mengeluarkan E-KTP ku untuk membuktikan bahwa aku MARLINA MERDEKAWATI yang mengerjakan di LJU ini.
HUmmmm... leganya... (gk jdi di suruh pulang, hehe..)
setelah itu masalah belum selesai, karena masih ada neraca lajur yang sedikit membuatku panik dan tidak pernah ku hitung, berapa kali aku menghapus jawabanku dan menulisnya lagi, dan menghapus lagi.
Aahhh... Alhamdullillah, akhirnya neraca lajur Balance juga.. aku mulai tenang.
aku mulai mencari lagi, apa yang harus aku lakukan selanjutnya.
ternyata masih ada yang belum aku isi, dan aku pun mulai mengerjakannya, Laporan laba rugi, Laporan Arus Modal, Neraca..
Oohhh... Neraca!!?
Disini aku menemukan kejanggalan, karena Total AKtiva dan Passiva tidak balance!!
HUaaaaa.. Ingin Rasa teriak!! "INI GIMANA WOIII?????"
"Waktunya 15 menit lagi!" kata pegawas menegaskan.
akhirnya aku meninggalkan kolom neraca dan melanjutkan kelembar berikutnya yaitu jurnal penutup dan jurnal balik. yahh.. sudah...
dan Back to Neraca!
"Neracaaa.. ko kamu gak mau balance siihh??" gerutu aku dalam hati!
Kejadian ini langka! Perutku langsung mual ketika aku men-check neraca lajur dan terus bulak balik untuk menyesuaikan dengan neraca.
Melihat angka-angka Ber-Miliyar-Miliyar rasanya tak seindah memegang Uang ber-miliyar-miliyar, ya... walaupun belum pernah megang uang bermiliyar-miliyar, tapi aku tau rasanya pasti beda! hehe :D
"Waktunya 8 menit lagi ya!" pengawas menginformasikan waktu akan segera habis.
aku melihat orang lain di sekeliling ku, Mereka tampak ceria! (antonim)
yah, sama dengan ku, ceria dengan kemumetanku.
akhirnya aku "mem-Balance-Balance-Kan" Neraca ku.
Neraca oh Neraca!! sekali lagi aku mengatakan.
Neraca oh Neraca.
entah apa yang ingin aku lakukan pada neraca ini.!! #DenganGeram
aku pun keluar dan bertemu dengan teman-teman ku yang sudah keluar dari ruangan Ujian.
rasanya Tak ingin membahas!










Bersambung...



 
Read More

Minggu, 05 Mei 2013

don't ever say "Oh No! Exam" but only say "Oh Yes! Exam"

Gak kerasa banget udah UAS lagi, hampir dek-dek-an setengah pingsan.
baru aja tanggal 3 maret 2013 kemarin aku masuk kuliah, setelah 8 minggu kemudian, Taraaaa.. Ujian Akhir Semester. WOW.. Pusing!! (Zzzz --")
Yah, gimana lagi sih, udah berusaha, semoga ajaa.. hasilnya bisa memuaskan, Aamiin..
dari 7 matkul yang di pelajari hari ini, tgl 5 Mei 2013. Kami semua dapet jadwal UAS dengan 3 Matkul(Mata Kuliah) sekaligus. yaitu Matematika Ekonomi, Hukum pajak dan Manajemen Keuangan.
                                         (cuma gambar setumpukan modul MatKul, Hehe :D)

Ini persiapannya, Sehari sebelum Ujian di mulai. Pertama, Refreshing dulu, jangan liat-liat buku pelajaran lagi! kedua, yang biasanya kamu tidur jam 11 malem, atau jam 10 malem atau jam 9 malem, usahakan tidur lebih awal, misalnya jam 8 malem. nah, udah gitu, kamu Bangun sekitas jam 3 dini hari, untuk membuka buku pelajaran, yang pertama akan di ujiankan.
setelah itu, datanglah lebih awal dengan sarapan dahulu, agar tidak "krubuk krubuukk" pas lagi UAS.
ke-empat, Usahakan masuk ruangan dengan tenang, senyum, rilex dan kenalan dulu dengan Kursi UAS yang mau di dudukin nanti, duduklah dengan Rilex. Berkumpulah dengan teman-teman atau teman UAS kamu di luar, jangan membicarakan pelajaran!! tanya-tanya saja masalah lain yang buat rilex. kalau menurut saya sih, ketemu temen sebelum UAS itu, biasanya suka agak Rilex dan tenang, dan dalam benak saya pasti bicara "Ah, Ada temen".
setelah masuk, dan terima LJU (Lembar Jawaban Ujian) usahakan sambil senyum ke pengawas yang ngebagiinnya.. wkwkwkwk (emang penting gitu yah? -_-" ) ng.. mungkin penting, untuk menunjukan bahwa kamu memang sedang tenang dan rilex saat itu. (tapi jangan berlebihan yah! apa lagi klo pake kedip-kedip mata genit, Oh NO!!)
Kalau masalah pas kamu liat soal, saya nggk mau tau yah! haha..
bo-ong deh, jadi gini.. pas kamu liat soal, walau pun itu soal gak ngerti, atau blank sama sekali, tapi itu soal wajib di ajak senyum juga,. (ini artikel apaan sih? ko' dari tadi penulisnya ngajak senyam senyum gak jelas,. ) eeeee... tenang dulu, jangan lempar-lemparin bantal gitu donk!!. jadi ini untuk memberikan suggestion pada dirimu, bahwa kamu bisa  mengerjakan soalnya. inget yah! Buka soal, sampai halaman terakhir.
Oke, Mulai ini halaman pertama,. (tik tok tik tok)...
                                                                (Dua jam kemudian)
"Woii.. Woi.. Bangunn!! Loe gk lagi tidur khan bro??" Haha.. #Pletak
(ini artikel Geje Suer!)
Khan lagi ngerjain Soal Bro! Gimana sih.. makanya perhatiin, ko' malah nonton spongebob sih? --"
OK OK,,, Balik lagi Ke Ruangan tempat kamu Ujian.
gimana? gimana? Bisa gak ngerjainnya?
Udah 2 jam berlalu tau, Kumpulin cepet!! Coba hitung lagi setiap nomor di LJU kamu, apakah telah terisi semua? atau ada yang terlewat?
Oke Sipp,, udah keisi semua! Apa?? ada yang nggk ke isi tau.. itu no. 100!!
#Pletakk!! Orang soalnya cuma nyampe nomer 45 ko'..
Owh, Sorry-sorry, Gue gak lagi liat soal, orang gue lagi Posting Artikel Blog Gue ko', Wlee.. :P
(Ih Suerr,, Ini Artikell....!!) "Apaa?? Apa?? mo bilang artikel apa hayo?"
Oke, Sekarang kita bahas Istirahat panjang Setelah jam pertama UAS.
biasanya sih jam 12 siang sampe jam 1 siang.
Nah, Pas keluar Ruangan, khan ketemu sama temen-temen tuh (itu sih klo emang kamu punya temen), wkwkwwk., "Kidding".
Biasanya sih, mereka yang semar-semar (smart) suka kerajinan bahas soal depan kita. Kadang males juga kalo ternyata jawaban kita salah, ato nggk sama dengan yang lain. Saat kamu merasa tidak percaya diri, jangan coba-coba ikut nimbrung bahas soal juga!! Cukup dengerin aja!! ini Upaya Agar kamu tidak Kehilangan kepercayaan dirimu (yaa.. walopun dalem hati, merasa gk karuan), tapi.. coba tetep diem, atau kalau ditanya, "Eh, tadi kamu jawaban yang no 12 apa?", kamu balik tanya aja "kamu sih apa", "ah.. klo aku sih B, Klo kamu?". (nah, Silahkan Buat sendiri Jawabannya, wkwkwkwk)
(ishh.. ini Artikellll...) "Apa??" #PenulisAngkatUlekan
oia, jangan lupa makan siang!!
dan, sedikit rilex. seperti ini...

                                        (haha, narsis dikit baru keluar dari ruangan ujian bro)

Gimana? Udah cukup istirahatnya?
Jangan Lupa shalat Juga Oke?!
Kalau udah cukup Istirahatnya, Segeralah pergi ke Ruang Ujian, dan masuk ruangan, duduk tenang, buka Buku yang akan di ujiankan saat itu. baca dengan tenang. pahami yang belum paham. Sudah?
Oke!! Ready Untuk Kerjakan Soal pelajaran berikut nya...!!!! ^_^



Bersambung...
Read More

Jumat, 19 April 2013

The Miracle of you- Part 1

"apa?" teriak seseorang.
"apa sih?"
"hallo? haloo?? ihh.. apa sih? gak jelas banget! ck, no nya di private lagi!" dengus Minna sambil kesal dan menutup teleponnya, minna sedang duduk di bangku yang berada di pinggir di tempat menunggu kereta. wajahnya yang terlihat merah, kesal, sesekali menengok jam di ponselnya, sambil tengok kanan, tengok kiri, sepertinya sedang menunggu seseorang.
"lama banget sihh" kata minna dalam hati, dan memutuskan untuk berdiri, karena malu dari tadi sibuk sendiri, teriak-teriak nggk jelas.
tiba-tiba saat melihat ponsel sambil modar-mandir, mata minna jadi gelap.
"Awww" teriak minna sambil memegang matanya, ternyata yang ia tangkap dua buah tangan yang menutupi matanya.
"siapa sih?? jangan macem-macem coba!! lepasinn!!" teriak minna sambil mencoba melepaskan tangan yang menutupi matanya.
"ayooo bisa lepasin nggk...minna cerewet!!" kata seseorang dengan suara tegas namun lembut, sepertinya suara pria.
"hum'ummmm"
"awwww" teriak minna lagi, sambil memegang pipinya, yang ternyata ketika matanya dibuka, orang itu malah mencubit pipinya.
lalu minna membalikan badannya, dan tampaklah seseorang yang ramah, dengan wajah yang ia kenali, dengan senyumnya yang khas.
"kamuuu.." kata minna lagi, dengan suara kesal dan sedikit malu dan manja.
"apa? udah lama nunggu yah?" kata pria itu, dengan nada yang ramah.
"iya lah!!" kata minna sambil cemberut.
"suruh siapa nunggu disini? ngeyel sih! di suruh nunggu di rumah aja, malah maksa pengen kesini"
kata pria itu sambil berlalu.
"Iyyyhhh... Heii.. Tungguin Ka!!"sambil berlari kecil, dan menangkap lengan pria yang di panggilnya Kaka itu.
Hei, ini kaka aku, sebenarnya kaka boongan sih, sebenarnya bukan kaka, dia hanya temen aku, temen seangkatan waktu SMA. Hanya, waktu pertama kali aku bertemu dengan kaka itu, eh, nama nya bukan kaka, tapi nama lengkapnya Dienal Maicka. Dia itu.. ramah, saat itu aku nggk mau kenal dengan cowok-cowok di sekolah aku, tapi pas waktu itu ada kegiatan osis di sekolah, kebetulan aku sekertaris osis, kalau dia sih bagian humas, pas aku di tugasin buat mengunjungi sekolah-sekolah untuk membagikan undangan kesekolah, ternyata aku di tugasin sama dia. eh karena dia baik, aku jadi deket sama dia sampai sekarang deh. pokoknya ceritanya panjang.
"heh!! koq bengong sih minna, ayo naik!!"
"Hah?? apa?" tanpa aku sadari ternyata aku hapir aja ketinggal bus karena kelamaan bengong di pinggir halte, dan ternyata sudah keluar dari stasiun. humh, terlalu lama berkhayal flashback.

Bersambung...
Read More

I hope finaly soon

Apakah kamu pernah merasakan?
apakah kamu pernah mengalami?
kamu melakukan hal yang tak ingin kamu lakukan, namun kamu tetap melakukannya.
ini bukan hanya sekedar perasaan yang terganggu, namun segalanya terganggu.
Mungkinkah ini gangguan psykologi? ahhh.. entahlah..
mungkin aku sedikit terganggu dengan perubahan yang tak biasanya ini.
mungkin blog ini belum bisa membuat artikel yang bagus, maaf ya.. kepada pembaca. memang tidak penting tulisan aku ini.
namun, aku hanya mencoba menulis apa yang ingin aku tulis.
mungkin suatu saat aku akan menulis hal yang bagus untuk di baca.
bukan curcol tidak penting seperti ini.
Perubahan, terbangun karena niat, impian, dan keinginan.
rasanya ingin teriak.

semoga ini tidak berkelanjutan.






Read More
right copy by marlina. 2013. Diberdayakan oleh Blogger.

© My Space Life, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena