blog ini hanya untuk mengisi waktu luang saya :)

Jumat, 07 Juni 2013

for Last Second

Mungkinkah judul di atas itu salah? *berharap*
kami, memiliki rencana untuk pindah tempat tinggal, karena tempat tinggal kami sudah kurang nyaman untuk di tempati. Terutama peraturan untuk tinggal di kosan ini, tak boleh membawa peralatan elektronik, tidak boleh ada seorang pun yang ikut menginap walau hanya 1 malam, walau itu adalah keluarga. Namun, karena kami juga memiliki keinginan kebersamaan keluarga untuk merasakan tempat tinggal yang selama ini kami rasakan, yah, menurutku itu wajar. toh hanya sehari, emang bakalan ngabisin Listrik banyak? bakalan ngabisin air se-Pam? aku fikir nggk selebai itu.
Hari ini, tepat saat kami pulang dari kantor, kami berencana pergi mencari tempat kosan yang baru, sebenarnya bukan untuk aku, tapi untuk dia. sempat sedih dia akan pindah, namun ini mungkin yang terbaik. Ini bukan pertama kali kami mencoba untuk mencari tempat kosan yang baru, ini adalah yang ke-3 kalinya kami mencoba mencari. Tapi hasilnya memang tak ada. sebenarnya ada kosan yang kosong. hanya tas sesuai budget kami, ya aku dan dia juga.
Namun kali ini mungkin dia benar-benar akan keluar, dan pastinya pindah dari tempat tinggal ini.
tak ada pilihan lain karena kesal dengan peraturan dan penjaga kosan yang banyak aturan dan yahh.. selalu ada apa-apa, tambah biaya. padahal setau kami, kami telah membayar untuk jatah bulan ini sebulan yang lalu.
Walaupun kosan lain akan sama harganya, namun Fasilitas yang di berikan mungkin akan lebih seimbang dengan harga yang di berikan, ya memang kami ini terlalu mempertimbangkan. Namun kami hanya butuh tempat untuk berteduh setiap malam (saja) dan menitipkan barang-barang kami dikala siang atau hari libur. Toh, seandainya kami memiliki tempat tinggal pribadi di kota ini, kami tak akan mempermasalahkan Biaya Kos.
***
Dengan wajah sedikit kecewa, kami kembali ke kosan karena kami (lagi-lagi) tak berhasil menemukan kos yang cocok.
Inilah hidup di "Negeri Orang", dan kami harus memahami itu. sesekali melihat Rumah besar tak terlihat penghuninya, aku berfikir, bisakah jika ada 7 kamar di dalam rumah itu, sisihkan untuk kami hanya 2 buah saja, dari pada di tinggal tak jelas (tentu saja tidak mungkin).
***
Berfikir, lagi-lagi aku berfikir, bagaimana agar dia nyaman tinggal di kosan, mungkin harus pindah. aku sendiri, tak tau akan ikut pindah atau tidak, karena aku sadar, banyak urusan lain selain mempermasalahkan kosan yang tak nyaman, menurutku ini sebuah tantangan, yang penting aku bisa tidur di tempat yang teduh saat waktunya aku tertidur. ya, memang aku selalu ada masalah untuk masalah keuangan (maklum perempuan).
Aku benar-benar tak tega liat dia tak nyaman di tempat ini, maka dari itu aku ikut mencarikannya.
***
Saat Malampun tiba, seperti biasa aku tak bisa tidur, ku tuangkan air kedalam gelas, aku berdo'a agar Allah dapat menguatkan aku untuk esok hari, entah apa dalam fikiranku, Ini sungguh tiba-tiba datang, Sedikit demi sedikit aku tebawa alunan lagu "Jar Of Heart-Christina Perri" yang sengaja kuputar untuk meramaikan suasana kamar yang sunyi, tak terasa air dalam mata ini sedikit demi sedikit keluar, menetes, ku arahkan pandanganku ke arah dinding dimana dinding ini adalah pembatas antara kamarku dengan kamarnya, aku pun berfikir, mungkin beberapa hari kedepan, kamar itu akan kosong, di balik dinding ini, tak akan ada seseuatu yang akan membuatku tersenyum ketika dia bernyanyi, tak akan ada suara dimana dia menutup pintu lemarinya, yang selalu menjadi ciri khas dimana dia pulang dan dia sedang menyimpan sesuatu di lemarinya, tak ada seseorang lagi yang bisa menenangkan ku ketika aku takut atau jatuh sakit, "kepada siapa aku harus bebicara nanti?" tiba-tiba pertanyaan itu timbul dalam benakku.
sebenarnya aku belum siap, belum siap untuk kepergiannya.
Apa yang aku rasakan? mengapa aku sedih? takut? sungguh tak pantas perasaan ini.
Namun hal ini pasti yang akan selalu aku Rindukan.
Terdengar suara batuk-nya dia di dalam kamarnya, tiba-tiba hati ku berkata "Sayang,jaga dirimu ya!"
Entah perasaan apa ini? Aku tak boleh begini!

Pasti akan ada pelajaran dan kebaikan di balik semua ini.
walaupun "Dear, it took so long just to feel alright, Remember how you put the Light in My eyes".

 This is photo when I write this article:



I was spending many tissues, For wiped my tears


I'll miss you so Much :'(


Sorry, and thanks about what you lesson to me
~I don't know what happen with me, I don't care How important or Unimportant am I crying, Just Love Who know the Answer~

*Maaf jika ini terlalu lebai untuk di tangisi, terkadang ingin juga aku tertawa, hanya pindah tempat tinggal saja sudah sesedih ini? (Oh God! Please), padahalkan kami masih satu kantor*


#PenulisTerlaluLebai

4 komentar:

  1. Sabar....
    seperti yang kita tahu, Buah mangga itu jatuh ga bakalan jauh dari pohon nya, jadi kalo kamu liat itu mangga cepat ambil yaaaak ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. -_- apa hubungannya?
      iya, nanti aku ambil, tapi tergantung aku mau ato nggk, klo aku lg gk mau mangga, aku kasih kamu yah?? :D

      Hapus
  2. itu tisyu nya udah di beresin belum?

    BalasHapus
    Balasan
    1. udah bang.. tapi galaunya belum kelar-kelar..

      Hapus

right copy by marlina. 2013. Diberdayakan oleh Blogger.

© My Space Life, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena